Anti Corruption Film Festival

Follow us :
Blog

Movie Day ACFFEST 2026 : Maluku Utara

IMG

Hidupkan Gerakan Sinema Antikorupsi

ACFFEST Movie Day 2026 menjangkau berbagai titik di Maluku Utara, mulai dari ruang kelas hingga ruang publik. Kegiatan berlangsung pada 14–18 April 2026 di Tidore dan Ternate, melibatkan pelajar, komunitas film, hingga masyarakat umum dalam satu ruang belajar yang lebih terbuka dan partisipatif.

Di Tidore, kegiatan hadir di SMK Negeri 1 Tikep dan SMA Negeri 1 Tikep. Sementara di Ternate, rangkaian berlanjut di SMP Negeri 7, SMP Islam 1 Ternate, hingga mencapai puncaknya di Benteng Oranje dan Taman Film, ruang publik yang mempertemukan film, diskusi, dan pertunjukan seni dalam satu pengalaman kolektif.

Berbeda dari pendekatan konvensional, ACFFEST mengajak audiens memahami isu korupsi melalui cerita yang dekat dengan keseharian. Film-film pendek yang diputar menjadi pintu masuk untuk membahas berbagai nilai integritas, mulai dari kejujuran, tanggung jawab, hingga keberanian dalam bersikap.

“Film dapat menjadi media yang menarik dan efektif untuk menyebarkan semangat antikorupsi karena lebih mudah diterima masyarakat,” ujar Amir Arief, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK sekaligus Festival Director ACFFEST 2026.

Pendekatan ini terasa relevan di tengah kedekatan generasi muda dengan konten audiovisual. Bagi sineas lokal Maluku Utara, medium ini bukan hanya efektif, tapi juga natural.

“Medium yang paling mudah diterima anak muda saat ini adalah audiovisual. Mereka sangat dekat dengan video, sehingga pesan antikorupsi bisa masuk secara alami,” ujar Aswin A. Ilyas, Ketua Panitia ACFFEST Movie Day 2026 Maluku Utara.

IMG

Tak hanya menghadirkan pemutaran film dan diskusi, rangkaian kegiatan juga diperkuat dengan pertunjukan seni lokal, pentas teater, hingga dialog publik melalui radio. Pendekatan ini menjadikan ACFFEST sebagai ruang kultural, di mana pesan antikorupsi disampaikan melalui berbagai bentuk ekspresi yang dekat dengan masyarakat setempat.

Lebih dari itu, ACFFEST juga membuka peluang bagi sineas muda di Maluku Utara untuk berkembang. Melalui kompetisi ide cerita dan film pendek, peserta berkesempatan mendapatkan pendanaan produksi, pendampingan profesional, hingga akses ke jejaring sineas nasional.

Kehadiran program ini turut memperkuat ekosistem perfilman daerah, mendorong lahirnya karya-karya yang tidak hanya relevan secara isu, tetapi juga berakar pada konteks lokal.

IMG

Di Maluku Utara, pesan integritas disampaikan dengan cara yang khas, melalui cerita. Dari ruang kelas, layar terbuka, hingga gelombang udara, ACFFEST menghadirkan pengalaman yang tidak hanya untuk ditonton, tetapi juga untuk dirasakan dan dibicarakan bersama.

Karena pada akhirnya, perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar, kadang cukup dari satu cerita yang berhasil membuat kita melihat ulang realitas dengan cara yang berbeda.

Bagikan Blog

Blog Terkait