Anti Corruption Film Festival

Follow us :
Blog

Pendaftaran ACFFEST 2026 Resmi Ditutup!

ACFFEST SUBM JLN2

ACFFEST 2026 Terima 1.105 Karya dan Ide Cerita dari Seluruh Indonesia

Jakarta, KPK – Antusiasme masyarakat terhadap Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2026 kembali menunjukkan tren positif. Setelah dibuka sejak 1 April 2026, seluruh rangkaian pendaftaran kompetisi ACFFEST 2026 resmi ditutup dengan total 1.105 submisi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Mengusung tema “Dari Lensa, Integritas Terjaga”, ACFFEST 2026 menghadirkan lima kategori kompetisi yang membuka ruang partisipasi bagi masyarakat umum, pelajar, sineas muda, hingga kementerian dan lembaga pemerintah untuk menyuarakan nilai-nilai antikorupsi melalui media audiovisual dan ide cerita kreatif.

Kelima kategori tersebut meliputi Kompetisi Film Pendek Fiksi, Kompetisi Film Pendek Pelajar, Kompetisi Film Pendek Vertikal untuk Kementerian/Lembaga Pemerintah Pusat, Kompetisi Ide Cerita, serta Kompetisi ACFFEST Regional Barat.

COVER WEBSITE

Sejak dibuka secara serentak pada 1 April 2026, proses pendaftaran dilakukan melalui kanal digital resmi ACFFEST dan didukung oleh berbagai kegiatan publikasi melalui media sosial, media partner, komunitas film, institusi pendidikan, serta jejaring kreatif lainnya untuk menjangkau calon peserta di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, kategori Kompetisi Ide Cerita dan Kompetisi ACFFEST Regional Barat yang semula dijadwalkan berakhir pada 8 Mei 2026 diperpanjang hingga 22 Mei 2026. Perpanjangan tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat dan komunitas film dalam menyiapkan karya terbaik mereka.

Hingga penutupan pendaftaran pada 22 Mei 2026, kedua kategori tersebut berhasil menghimpun 631 submisi, terdiri dari:

  • Kompetisi Ide Cerita: 529 submisi
  • Kompetisi ACFFEST Regional Barat: 102 submisi

Sementara itu, tiga kategori kompetisi film pendek lainnya tetap berlangsung hingga 29 Mei 2026. Pada akhir masa pendaftaran, jumlah karya yang diterima mencapai 474 submisi, dengan rincian:

  • Kompetisi Film Pendek Fiksi: 151 submisi
  • Kompetisi Film Pendek Pelajar: 214 submisi
  • Kompetisi Film Pendek Vertikal untuk Kementerian/Lembaga Pemerintah Pusat: 109 submisi

Secara keseluruhan, ACFFEST 2026 menerima 1.105 submisi dari seluruh kategori kompetisi. Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk terlibat dalam gerakan antikorupsi melalui pendekatan kreatif dan partisipatif.

Besarnya jumlah submisi pada kategori Kompetisi Ide Cerita menunjukkan bahwa isu integritas dan antikorupsi terus memunculkan beragam perspektif baru dari masyarakat. Di sisi lain, tingginya partisipasi pada Kompetisi Film Pendek Pelajar menjadi sinyal positif bahwa generasi muda semakin aktif menggunakan media audiovisual sebagai sarana menyampaikan gagasan dan nilai-nilai kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

ACFFEST meyakini bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai medium hiburan, tetapi juga sebagai ruang refleksi sosial yang mampu mendorong perubahan perilaku. Melalui karya-karya yang lahir dari pengalaman, kegelisahan, dan realitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat, nilai-nilai integritas dapat disampaikan dengan cara yang lebih relevan dan mudah diterima.

Seluruh karya dan proposal yang telah masuk saat ini akan memasuki tahapan verifikasi administrasi, kurasi, dan penjurian sesuai kategori masing-masing. Proses tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan karya-karya terbaik yang akan melanjutkan perjalanan pada tahapan berikutnya dalam rangkaian ACFFEST 2026.

Melalui tingginya partisipasi tahun ini, ACFFEST kembali menegaskan perannya sebagai ruang kolaborasi bagi para pembuat film, pelajar, komunitas kreatif, dan institusi pemerintah untuk bersama-sama menyebarkan semangat antikorupsi melalui karya yang inspiratif, kritis, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Perjalanan ACFFEST 2026 masih berlanjut. Dari ribuan gagasan dan ratusan karya yang telah terkumpul, akan lahir cerita-cerita baru yang membuktikan bahwa menjaga integritas dapat dimulai dari sudut pandang sederhana, dan dari sebuah lensa, pesan perubahan dapat menjangkau lebih banyak orang.

Bagikan Blog

Blog Terkait